Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Rangkuman Materi Biologi Kelas 10 BAB 2 (Virus) Kurikulum 2013 Revisi 2020

Daftar Isi [Tampil]

rangkuman-materi-biologi-kelas-10-bab-2-virus-kurikulum-2013-revisi-2020

Rangkuman Materi Biologi Kelas 10 
- Pada Bab 1 materi mata pelajaran biologi kelas 10 akan mempelajari tentang beberapa hal seperti sejarah penemuan virus, ciri-ciri virus, reproduksi virus, peranan virus dalam kehidupan manusia, AIDS, Virus Chikungunya, dan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome).

Apa itu virus?

Virus merupakan golongan mikroorganisme yang bersifat parasit dan dapat menginfeksi makhluk hidup lain. Virus akan merugikan organisme inan atau hostingnya jika sedang menginveksi.

pengertian-virus-adalah

Secara umum virus berukuran jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan bakteri. Tidak seperti makhluk hidup lainnya, virus tidak dapat bereproduksi di luar tubuh inangnya.

Virus tercatat memiliki reputasi sebagai penyebab penularan penyakit. Seperti pandemi Ebola pada tahun 2014 di Afrika, Pandemi Flu Babi (H1N1) pada tahun 2009 dan Pandemi Covid-19.

Virus-virus semacam ini tentu saja menjadi salah satu musuh bagi para ilmuan di dunia medis dan farmasi. Para peneliti terus mencari cara bagaimana cara membuat vaksin anti virus-virus tersebut agar bisa memotong mata rantai penularannya.

Sejarah Penemuan Virus

Virus pertama kali di ketahui oleh manusia lewat percobaan Dimitri Ivanovski. Pada tahun 1892 Dimitri Ivanovski pada dasarnya hanya mengulangi percobaan dari Jus Mayer, akan tetapi Dimitri menambahkan sedikit perubahan.

prosedur-percobaan-virus-dimitri-ivanovski

Prosedur penelitian Dimitri dimulai dari ia mencoba mengeluarkan ekstrak dari daun tembakau yang terinfeksi melalui filter Chamberland, sebuah filter yang cukup halus untuk menyaring dan menangkap bakteri (ingat ukuran virus jauh lebih kecil dari bakteri).

Kemudian filtrat yang dihasilkan dari daun tembakau sakit tersebut disemprotkan ke daun tembakau yang sehat. Rupanya setelah penyemprotan, Dimitri menemukan bahwa daun yang tadinya sehat berubah menjadi sakit.

Tapi sampai disini Dimitri hanya mendapatkan fakta bahwa penyebab penyakit mosaik pada daun tembakau tersebut bukan dari bakteri (dengan alasan bakteri akan tertangkap di filter Chamberland).

Penyebab penyakit daun tembakau tersebut bisa berupa virus atau racun yang larut, sampai disini keberadaan virus masih menjadi teka-teki. Meskipun demikian, Dimitri tetap menyimpulkan bahwa penyebab penyakit daun tembakau tersebut adalah virus.

Percobaan-percobaan setelah Dimitri pada beberapa dekade berikutnya juga hanya mampu membuktikan keberadaan virus. Nah barulah pada tahun 1931 setelah penemuan mikroskop elektron ditemukan dan dikembangkan, virus pertama kalinya dapat divisualisasikan oleh Ernst Ruska dan Max Knoll (Sumber: Clinical Microbiology Reviuw, 2009).

Apa saja ciri-ciri virus?

Virus memiliki ciri-ciri sebagai berikut; merupakan organisme paling sederhana, tidak memiliki sitoplasma, tidak memiliki membran sitoplasma, tidak memiliki inti sel, memiliki bentuk bermacam-macam serta virus tersusun atas asam nukleat dan kapsid.

Apa saja struktur dari bakteriofag?

Bakteriofag tersusun dari kepala, leher, dan ekor. Setiap bagian dari bakteriofag dijelaskan sebagai berikut:

  • Kepala Bakteriofag tersusun dari  selubung (kapsid) yang terbentuk dari protein. Di dalamnya mengandung asam nukleat DNA/RNA. Fungsi kepala bakteriofag adalah membawa informasi genetik pada virus yang berguna untuk melakukan reproduksi.
  • Leher Bakteriofag memiliki fungsi sebagai penghubung kepala dan ekor.
  • Ekor Bakteriofag memiliki fungsi sebagai penancap ke sel-sel organisme yang diserang. Ekor bakteriofag dilengkapi dengan serabut.
struktur-bakteriofag

Daur Litik / Reproduksi Virus

Masih abu-abu apakah virus dianggap makhluk hidup atau bukan. Di satu sisi virus mengandung unsur-unsur penting kehidupan yang menjadi kunci pembentuk semua organisme yakni asam nukleat (DNA dan RNA). Di satu sisi yang lain virus tidak dapat membaca dan bertindak secara mandiri atas informasi yang terkandung dalam asam nukleat (RNA/DNA) yang mereka miliki.

Menurut profesor biosains Jaquellin Dudley virus minimal merupakan parasit yang membutuhkan replikasi dalam sel inang, virus tidak dapat mereproduksi dirinya sendiri di luar sel inang karena virus tidak memiliki "mesin rumit" yang dimiliki oleh sel inang.

 

reproduksi-virus-siklus-litik-bakteriofag
Daur litik terjadi melalui tahap-tahap seperti adsorpsi, penetrasi, eklipase, pembentukkan virus baru, lisis (pemecahan sel inang).

  • Adsorbsi adalah proses virus menempelkan tubuhnya ke sel inang menggunakan ekornya yang berserabut.
  • Penetrasi adalah proses virus menyuntikkan ADN ke dalam tubuh sel inang.
  • Eklipase adalah proses dimana setelah virus menyuntikkan ADN-nya, virus akan mengambil alih fungsi sel inang.
  • Pembentukkan virus baru adalah proses terjadinya perakitan-perakitan komponen virus-virus yang baru seperti kepala, leher dan kaki.
  • Lisis, setelah semua proses pembentukkan virus baru selesai maka virus-virus itu akan keluar dari sel inangnya yang sudah pasti sel inang tersebut akan pecah.

Apa saja peran virus dalam kehidupan manusia?

Virus kebanyakan menyebabkan dampak negatif bagi manusia. Seperti dalam penularan wabah pandemi Covid-19. Tapi dalam dunia sains virus memiliki peranan yang cukup penting dalam bioteknologi. Virus dapat dijadikan alat untuk mengirimkan genom DNA atau RNA ke dalam sel inang sehingga genom tersebut dapat diekspresikan atau diterjemahkan oleh sel inang. (sumber: Live Science)

HIV/AIDS

AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Defisiency Syndrome, atau yang bahasa indonesianya berarti Sindrom Kekurangan Perolehan Kekebalan yang disebabkan oleh HIV (Human Immunodeficiency Virus). Jadi AIDS adalah nama penyakitnya dan HIV adalah nama virusnya.

hiv-virus-struktur

Jika terkena serangan AIDS seseorang akan mengalami penuruan sistem kekebalan tubuh yang semakin parah setiap tahun.

AIDS merupakan penyakit "permanen" yang bisa melumpuhkan sistem kekebalan tubuh. AIDS mungkin menimbulkan beberapa gejala seperti meningitis, pneumonia, dan kanker. Penyakit gejala tersebut kemudian yang akan merusak tubuh penderita AIDS.

Cara mencegah penularan HIV/AIDS:

  • Menghindari penggunaan jarum suntik bersama (Tato, Vaksin, Obat dll)
  • Tidak melakukan seks bebas.
  • Penderita tidak boleh melakukan donor darah.
  • Jangan menggunakan silet, sikat gigi, atau benda lain bersama penderita.

Chikungunya

Chikungunya adalah penyakit yang disebabkan oleh perseberan virus CHIKV (Chikungunya Virus) yang disebarkan lewat perantara gigitan nyamuk. Penderita chikungnya akan merasakan nyeri di tulang, itu lah mengapa penyakit ini disebut juga sebagai Flu Tulang.

Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit chikungunya adalah demam pada 3 hari pertama, korban sering menggigil, muncul bintik-bintik merah pada tubuhnya, dan pada akhirnya korban akan merasakan lumpuh disertai oleh pembengkakan di persendian.

SARS

SARS adalah singkatan dari Severe Acute Respiratory Syndrome. SARS merupakan penyakit yang menyerang saluran pernafasan. Belakangan diketahui SARS mirip dengan penyakit yang disebabkan oleh Corona Virus.

Gejala yang ditimbulkan oleh SARS meliputi demam tinggi hingga >38°, kedinginan, menggigil, batuk kering, nyeri pada otot, dan kesulitas bernafas.

>>>Download Rangkuman Materi Biologi Kelas 10 BAB 2 (Virus).pdf<<<

>>>Download Rangkuman Materi Biologi Kelas 10 BAB 2 (Virus).ppt<<<